Apa itu MongoDB ?

Pernahkah kalian mendengar tentang MongoDB dan bagaimana cara install MongoDB di VPS ?. Jika kalian adalah seorang developer pasti tak asing dengan yang namanya MongoDB inikan. Ya, MongoDB adalah sebuah Database yang berorientasi pada dokumen lintas platfrom atau dalam istilah lainnya yaitu cross-platform document-oriented, hal ini berbeda dengan relational database management system (RDBMS) seperti MySQL. MongoDB termasuk dalam salah satu database NoSQL (Not Only SQL) yang mana data yang tersimpan pada database MongoDB akan berformat BSON.

Cara Install MongoDB di VPS

Setelah memahami penjelasan singkat tentang Apa itu MongoDB sebelumnya, lalu bagaimana cara install MongoDB di VPS/Server?. Berikut ini langkah-langkah untuk install MongoDB di VPS/Server.

1. Menambahkan repository MongoDB

Sebelum melakukan installasi package MongoDB kalian perlu menambahkan repository MongoDB terlebih dahulu. Karena pada defaultnya untuk repository MongoDB ini belum ada pada list repository yang ada di VPS/Server kalian. Untuk menambahkan repositorynya silakan ikuti command berikut ini :

CentOS

yum install -y vim wget curl
vim /etc/yum.repos.d/mongodb.repo

Silakan kalian tambahkan repository berikut ini :

[MongoDB]
name=MongoDB Repository
baseurl=http://repo.mongodb.org/yum/redhat/$releasever/mongodb-org/4.0/x86_64/
gpgcheck=0
enabled=1

Untuk mengecek apakah repository MongoDBnya sudah tertambah pada list repository kalian bisa cek dengan command :

yum repolist

Dan nanti akan muncul hasilnya kurang lebih seperti berikut ini :

# yum repolist
Loaded plugins: fastestmirror
Loading mirror speeds from cached hostfile
 * base: mirror.aktkn.sg
 * epel: ftp.uni-stuttgart.de
 * extras: mirror.aktkn.sg
 * updates: mirror.aktkn.sg
repo id                                 repo name                                                              status
MongoDB/7                               MongoDB Repository                                                         55
base/7/x86_64                           CentOS-7 - Base                                                        10,019
epel/x86_64                             Extra Packages for Enterprise Linux 7 - x86_64                         13,242
extras/7/x86_64                         CentOS-7 - Extras                                                         419
updates/7/x86_64                        CentOS-7 - Updates                                                      2,137
repolist: 25,872

Ubuntu

apt-key adv --keyserver hkp://keyserver.ubuntu.com:80 --recv 68818C72E52529D4

echo "deb http://repo.mongodb.org/apt/ubuntu bionic/mongodb-org/4.0 multiverse" | sudo tee /etc/apt/sources.list.d/mongodb-org-4.0.list

Jika suda menambahkan repository pada Ubuntu, silakan kalian update repo terlebih dahulu dengan command :

apt-get update

2. Install MongoDB

Setelah menambahkan repository MongoDB, barulah kalian dapat melakukan installasi packages MongoDB dengan command berikut ini :

CentOS

yum install -y mongodb-org

Ubuntu

apt install -u mongodb-org

Tunggu beberapa saat hingga proses installasinya selesai.

3. Start service MongoDB

Ketika proses installasi selesai, biasanya service untuk MongoDB Server belum berjalan. Dan untuk menjalankan servicenya kalian perlu menjalankan command berikut ini :

CentOS

systemctl enable mongod
systemctl start mongod

Ubuntu

service start mongod

4. Pengujian

Untuk melihat apakah MongoDB sudah terinstall dengan baik, kita dapat melakukan pengujian dengan mengecek versi MongoDB yang terinstall dengan command berikut ini :

mongod --version

Dan nanti akan muncul hasil kurang lebih seperti berikut ini :

# mongod --version
db version v4.0.10
git version: c389e7f69f637f7a1ac3cc9fae843b635f20b766
OpenSSL version: OpenSSL 1.0.1e-fips 11 Feb 2013
allocator: tcmalloc
modules: none
build environment:
    distmod: rhel70
    distarch: x86_64
    target_arch: x86_64

Kesimpulan

MongoDB merupakan databasae NoSQL yang menjadi alternatif untuk para developer dalam mengembangkan aplikasi yang menerapkan Big Data dimana tabel-tabel data yang tersimpan tidak terikat dengan relasi seperti yang ada pada Relational Database Management System (RDBMS), sehingga database pada MongoDB ini menjadi flexible dan mudah untuk dikembangkan lagi (scalability)