Products & Services Submit a ticket My Tickets
Selamat datang
Masuk  Mendaftar

Memahami Domain Has Exceeded The Max Defers And Failures

Pesan "Domain Has Exceeded The Max Defers And Failures" biasanya muncul dalam konteks pengiriman email. Seperti yang Anda ketahui bahwa Shared Hosting kami diatur ke "30%" untuk Persentase maksimum pesan yang gagal atau tertunda yang dapat dikirim domain per jam. Ini berarti pengirim telah mengirim ke alamat email yang tidak valid. Sebagian besar akun email tersebut telah terkena compromised.
Berikut adalah penjelasan lebih lanjut:

Pengertian

  • Defers: Merupakan situasi di mana server email mencoba mengirimkan email, tetapi tidak dapat melakukannya pada percobaan pertama. Email tersebut ditunda dan server akan mencoba mengirimkan kembali setelah beberapa waktu.

  • Failures: Ini merujuk pada jumlah kegagalan dalam pengiriman email. Jika server email tidak dapat mengirimkan email setelah beberapa kali percobaan, maka dianggap sebagai kegagalan.

Apa yang Terjadi?

Ketika Anda melihat pesan ini, itu berarti:
  1. Batas Tercapai: Domain Anda telah mencapai batas maksimum untuk jumlah penundaan dan kegagalan dalam pengiriman email. Ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti:

    1. Alamat email penerima tidak valid.

    2. Server email penerima tidak dapat dihubungi.

    3. Masalah konfigurasi pada server email Anda.

  2. Dampak: Email yang Anda coba kirim tidak akan sampai ke penerima, dan Anda mungkin perlu memeriksa dan memperbaiki masalah yang ada.

Solusi

  1. Periksa Alamat Email: Pastikan alamat email penerima benar dan valid.

  2. Cek Status Server: Pastikan server email Anda dan penerima berfungsi dengan baik.

Untuk mencegah email dari compromised, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

1. Gunakan Password yang Kuat

  • Buat password yang panjang dan kompleks, menggabungkan huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol.

  • Hindari menggunakan informasi pribadi yang mudah ditebak.

2. Aktifkan Autentikasi Dua Faktor (2FA)

  • Aktifkan 2FA untuk menambah lapisan keamanan tambahan. Ini membuat akses ke akun email Anda lebih sulit bagi pihak yang tidak berwenang.

3. Perbarui Keamanan Secara Berkala

  • Ubah password secara berkala, misalnya setiap 3-6 bulan.

  • Periksa pengaturan keamanan akun Anda secara rutin.

4. Hati-hati dengan Phishing

  • Waspadai email atau pesan yang meminta informasi pribadi atau login.

  • Jangan klik tautan atau lampiran dari pengirim yang tidak dikenal.

5. Gunakan Software Keamanan

  • Instal antivirus dan perangkat lunak keamanan yang dapat mendeteksi malware atau ancaman lainnya.

  • Pastikan perangkat lunak tersebut selalu diperbarui.

Apakah jawaban ini bermanfaat? Ya Tidak

Send feedback
Maaf kami tidak bisa membantu. Bantu kami mengembangkan artikel ini dengan umpan balik Anda.