Products & Services Submit a ticket My Tickets
Selamat datang
Masuk  Mendaftar

Cara menggunakan Imunify360 di cPanel

Apa itu imunify360


Imunify360 adalah pilihan terbaik untuk web hosting yang serius tentang keamanan. Dengan organisasi yang terintegrasi dan modular, Imunify360 menyesuaikan dengan kebutuhan Anda dan membantu Anda dengan aman dan andal. Arsitektur pertahanan berlapisnya memastikan ketepatan penargetan dan pemberantasan malware dan virus.


Fitur pada Imunify360

  • Files : Pada menu Files akan ditampilkan list file yang terdeteksi malware dan TABLE OF CONTENTS diberikan penjelasan seperti path file, status, reason (alasan), dan actions untuk view (menampilkan )file, clean up (membersihkan) files, restore from quarantine, add to ignore list, delete permanently dan try to restore from backup files.
  • History : Menu History untuk menampilkan history aktivitas yang sebelumya dilakukan Imunify360 dengan secara otomatis atau apabila Anda melakukan actions pada file yang terkarantina.
  • Ignore List : Menu Ignore List menampilkan jika Anda melakukan actions berupa Add to Ignore List pada file yang terkarantina.
  • Proactive-Defense : Pada menu Proactive Defense akan menampilkan pilihan Mode Settings berupa pencegahan PHP-Attack dengan pilihan Disabled, Log Only atau Kill Mode.

Cara & Fungsi Penggunaan 

Untuk penggunaan Imunify360 cukup mudah, bisa ikuti langkah-langkahnya sebagai berikut:


  1.  Silakan login ke Cpanel terlebih dahulu menggunakan User dan Password Cpanel anda
  2. Langkah selanjutnya anda dapat ke menu Security > lalu pilih Imunify360

     
  3. Kemudian anda akan di sajikan dengan tampilan Dashboard Imunify360

     
    tampilan diatas adalah loading dari Imunify360 yang dimana biasanya sekaligus Scan File hosting anda. apabila File anda aman, tampilan Imunify360 seperti berikut :

    Namun, apabila ada beberapa / salah satu File yang terindikasi virus/malware, nantinya Imunify360 akan menampilkan tampilan sebagai berikut :

    Pada menu diatas terdapat beberapa kolom, yang penjelasannya sebagai berikut:
  • Detected: menunjukkan waktu saat file tersebut terdeteksi atau menerima serangan berbahaya 
  • File: path lokasi file yang diawali dari root
  • Reason: menunjukkan signature yang terdeteksi saat proses scanning
  • Status:
    1. Infected: serangan terdeteksi setelah proses scanning. Jika file tidak bersih setelah Anda  memilih dibersihkan (cleanup process), icon info akan muncul untuk memberitahukan       alasannya.
    2. Cleaned: file yang terdeteksi telah dibersihkan
    3. Quarantined: file telah dipindahkan ke karantina
    4. Content removed: konten pada file telah dihapus setelah pembersihan
    5. Cleanup in progress: file yang terinfeksi sedang dibersihkan
  • Actions :
    1. Add to Ignore List: menambahkan file ke Ignore List dan menghapusnya dari status file berbahaya. Klik icon setting > Add to Ignore List 
       
    2. Delete permanently: menghapus file dari server dan menghapus statusnya dari file berbahaya. Klik icon setting > Delete permanently 
       
    3. View file: klik simbol View file (simbol mata) dan konten file akan muncul di pop-up. Imunify360 hanya akan menunjukkan 100 kb file pertama apabila size file tersebut lebih besar. 

    4. Move to quarantine: memindahkan file ke karantina. Klik simbol Move to quarantine (simbol ikan) > Yes, Add to quarantine

    5. Cleanup file merupakan menu untuk clean malware dan tidak menghapus file. Menu ini hanya akan membersihkan malware yang ada di dalam file tersebut. Klik simbol Cleanup (simbol sapu) untuk menghapus seluruh file yang terinfeksi pada akun cPanel Anda 

  1. History

    Tab ini berisi data dari seluruh action untuk masing-masing file yang terdeteksi berbahaya. Klik Imunify360 > History. Pada tabel yang tertera, terdapat beberapa penjelasan:
    • Date: waktu yang menunjukkan saat file tersebut terdeteksi berbahaya
    • Path to file: path file yang dimulai dari root
    • Cause: menunjukkan bagaimana file berbahaya tersebut muncul atau ditemukan
    • Initiator: menunjukkan nama user yang melakukan action pada file yang dimaksud. Apabila sistem yang melakukannya, nama namanya adalah System
    • Event: menunjukkan action dari file yang dimaksud
      1. Detected as malicious: setelah proses scan, file terdeteksi berbahaya
      2. Cleaned: file sudah bersih
      3. Failed to clean up: terdapat masalah saat pembersihan. Klik icon info untuk mengetahui alasannya lebih lanjut
      4. Added to Ignore List: file ditambahkan ke Ignore List
      5. Restored original: konten file dikembalikan seperti semula (tidak berbahaya)
      6. Cleanup removed content: konten pada file dihapus setelah pembersihan
      7. Deleted from Ignore List: file dihapus dari Ignore List dan Imunify360 akan kembali melakukan scan pada file yang dimaksud
      8. Deleted permanently: file akan dihapus secara permanen
      9. Submitted for analysis: file dikirimkan ke Imunify360 untuk dianalisa lebih lanjut
      10. Quarantined: file dikarantina
      11. Restored from quarantine: Anda dapat kembali memilih action untuk file tersebut
      12. Failed to delete: terdapat permasalahan saat menghapus file
      13. Failed to ignore: terdapat permasalahan saat memindahkan file ke Ignore List
      14. Failed to delete from ignore: terdapat permasalahan saat menghapus file dari Ignore List
  2.  Ignore List
    Ignore List berisi daftar file yang dipindahkan secara manual agar tidak di scan oleh Imunify360. Pastikan bahwa saat memindahkan file tersebut ke Ignore List, file benar-benar milik Anda dan bersih dari malware. Klik Imunify360 > Ignore List. Pada tab ini, terdapat beberapa penjelasan menu tabel:
    • Added: waktu yang menunjukkan file dipindahkan ke tab Ignore List
    • Path: path file yang dimulai dari root
    • Actions
      1. Remove from Ignore List: klik simbol tempat sampah (bin) untuk menghapus file dari Ignore List
      2. Add new file or directory: klik simbol tambah (+) untuk menambahkan file atau direktori ke Ignore List. Saat pop-up muncul, tuliskan destinasi path dan klik Add

        Terdapat beberapa filter yang dapat digunakan jika Anda ingin melakukan action untuk keseluruhan file. Caranya adalah dengan mencentang seluruh file yang terdapat di bagian paling atas tabel, kemudian pilih filter di bawah:
    • Timeframe: menunjukkan data yang sesuai dengan susunan waktu atau tanggal yang diinginkan
    • Items per page: klik angka yang tertera di bagian bawah tabel.

  3. Proactive Defense

    Proactive Defense adalah fitur unik Imunify360 yang bekerja untuk mencegah terjadinya serangan digital berbahaya melalui script PHP. Fitur ini terdapat dalam modul untuk Apache dan LiteSpeed web server. Tak hanya itu, Proactive Defense juga menganalisa script dengan pattern yang sudah dikenal seperti penanaman kode berbahaya, injeksi perintah yang disamarkan, pengiriman spam, dan lain-lain.

    Penjelasan mode pada Proactive Defense
    • Disabled: fitur Proactive Defense tidak bekerja dan sistem tidak mendapatkan proteksi penuh. Ini adalah mode default setelah Anda menginstal Imunify360
    • Log Only: mode ini berarti aktivitas berbahaya hanya disimpan sebagai log dan tidak ada action yang dilakukan
    • Kill Mode: ini adalah mode dengan proteksi paling tinggi. Script akan dihentikan sesaat setelah Imunify360 mendeteksi serangan berbahaya.

    • Tabel ini berisi informasi penting script PHP dengan aktivitas berbahaya yang terdeteksi oleh Proactive Defense. Anda dapat membagi (filter) items pada menu Timeframe dan mencari dari kolom search. Script yang ditampilkan tiap halaman berjumlah hingga 25 script.
      • Detection Date/Time: menunjukkan tanggal dan waktu script terkena serangan
      • Description: peraturan spesial Proactive Defense untuk file yang terkena serangan
      • Script path: menunjukkan path asal script yang terinfeksi
      • Host: menunjukkan host script yang terinfeksi
      • First script call from: menunjukkan IP yang pertama kali muncul saat script terdeteksi berbahaya
      • Action: menunjukkan action yang saat ini diambil
      • Actions: memberikan akses pada user untuk melihat keseluruhan detail dan action yang diambil


      • Tabel Ignore List terdiri dari:

        • Add Date/Time: menunjukkan tanggal dan waktu file ditambahkan
        • Script Path: menunjukkan path dari script yang dimaksud
        • Rules to ignore: menunjukkan pattern untuk di ignore
        • Actions: memberikan akses pada user untuk melihat keseluruhan detail dan action yang diambil


Apakah jawaban ini bermanfaat? Ya Tidak

Send feedback
Maaf kami tidak bisa membantu. Bantu kami mengembangkan artikel ini dengan umpan balik Anda.